Apa itu Bank Emok ? - Cara Kredit

Sabtu, 14 Maret 2020

Apa itu Bank Emok ?

ilustrasi ibu2 duduk lesehan


Sedang ramai di jagad dunia maya seorang ibu yang menangis histeris karena tidak bisa membayar hutangnya di bank Emok. tapi sebenarnya apa itu sih bank emok ?

Bank emok sendiri adalah Bank Keliling hampir sama dengan praktik rentenir, meminjamkan uang dengan bunga yang lumayan tinggi dengan tempo bulanan mingguan bahkan harian.

Bank emok sendiri berasa dari bahasa Sunda yang artinya duduk lesehan. Praktik ini memberikan pinjaman kepada ibu-ibu rumah tangga pada umumnya dengan bunga yang mencekik. Bank ini menawarkan dana belasan sampai puluhan juta Rupiah kepada kelompok nasabah. Jika ada nasabah yang telat membayar, nasabah lain harus menutupi kekurangan tersebut.

Bank Emok adalah praktik rentenir yang ilegal


Dalam praktiknya bank emok menyalurkan pinjaman kepada suatu kelompok tidak perorangan. Kelompok penerima pinjaman ini harus terdiri dari 10 orang atau lebih.

Tujuan awalnya bank emok memberikan pinjaman kepada kelompok usaha. Namun pada kenyataannya bank emok memberikan juga pinjaman kepada emak-emak untuk kebutuhan konsumtif.

Tanpa disadari, sebetulnya praktik Bank Emok tidaklah terdaftar atau diawasi pemerintah. Karena itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau masyarakat menjauhi Bank Emok.

Bank Emok sudah muncul sejak 2017 di kota-kota Jawa Barat seperti Bekasi, Karawang, dan Bogor. Di Kabupaten Bekasi, bupati melarang keberadaan Bank Emok lewat surat edaran. Namun kenyataannya Bank Emok tetap menjaring nasabah.

Kenapa fenomena Bank Emok Ini muncul? 


Bank Emok muncul dari kebutuhan masyarakat akan kredit mikro. Karena itu, ujarnya, pemerintah harus memperluas kredit rakyat.

Pemilihan model pinjaman kelompok, dikarenakan masyarakat memiliki ikatan emosional, dan dalam kelompok perempuan, sanksi sosial lebih berat dari sanksi lainnya. Melalui model pinjaman berkelompok, tingkat pengembalian tinggi, karena ada anggota kelompok yang saling mengingatkan apalagi saat pinjaman dilakukan secara tanggung renteng. Tanggung renteng, adalah pola pengembalian, dimana anggota akan saling menutupi/ membantu anggota lain yang kesulitan pengembalian. 

Model pembiayaan berkelompok ini sangat membantu bagi kelompok masyarakat yang tidak dapat berhubungan dengan lembaga keuangan formal (un bankable). Sehingga jika melihat kisah sukses di Bangladesh, baik nasabah, karyawan maupun Grameen Bank sendiri, saat ini menerima manfaat luar biasa dari pembiayaan kelompok. Model ini di Indonesia diadopsi baik oleh beberapa program, seperti P2KP, PNPM Mandiri, maupun lembaga keuangan mikro (koperasi, BMT, dan lainya).

Mengikuti perkembangan microfinance, sebetulnya bank emok bisa dikatakan sebagai  sahabat bagi orang kecil. Kalau sahabat, kok sekarang dicaci? Ya sekarang ini, keberadaan bank emok ternyata menjadi masalah bagi sebagian orang. "Gara-gara emok, bapak-bapak jadi pusing", kang Pak Tarmin yang istrinya pinjam uang di bank emok. Lalu, kalau tidak butuh, kenapa harus pinjam bank emok?

Fenomena ini kembali dipaparkan oleh salah satu anggota Komisi XI saat melakukan rapat kerja dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebab ternyata BPR yang sudah berizin OJK juga melakukan praktik yang sama.

Bank emok belakangan ini heboh di wilayah sekitaran Jawa Barat. Pinjaman mikro ini dianggap sebagai cara baru rentenir beroperasi.

"Banyak aduan di wilayah pemilihan saya di Karawang Bekasi ada bank emok. Itu bank keliling. Awalnya saya menganggap bank emok rentenir berkedok koperasi dengan bunga yang tinggi hingga 20%," kata Anggota Komisi XI Puteri Komarudin saat rapat dengan OJK di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Puteri sendiri mengaku sudah melakukan penyelidikan di dapilnya selama 8 bulan terkait praktik bank emok itu. Ternyata banyak juga bank yang sudah mendapatkan izin dari OJK yang melakukan praktik tersebut.

"BPR juga ternyata menjadi penyalur utama pinjaman mikro ini. Yang disayangkan perempuan menjadi target utama dari bank emok ini karena sanksi sosial," ujarnya.

Sumber :
  1. https://www.voaindonesia.com/a/bank-emok-ramai-lagi-masyarakat-diminta-waspada/5169298.html
  2. https://finance.detik.com/moneter/d-4788993/mengenal-bank-emok-rentenirnya-emak-emak-di-jawa-barat
  3. https://finance.detik.com/moneter/d-4789673/sudah-tahu-bank-emok-rentenir-emak-emak-yang-marak-lagi
  4. https://www.kompasiana.com/ceu_meta/5a13f8cb4d669139ca78d144/jangan-mau-jadi-korban-bank-emok?page=all



Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda