Cara mengajukan pinjaman Kur bunga 6% dan perhitungannya - Cara Kredit

Selasa, 24 Maret 2020

Cara mengajukan pinjaman Kur bunga 6% dan perhitungannya



KUR atau kredit usaha rakyat adalah program pemerintah Indonesia untuk meningkatkan sektor usaha kecil menengah atau UMKM, karena KUR adalah program pemerintah maka dari itu bunga yang diberikan sangat ringan yakni hanya 6% per tahun.

Bunga 6% per tahun artinya dalam 12 bulan atau 1 tahun bunga yang di bebankan kepada peminjam hanya 6 % saja, misal anda pinjam 10 juta rupiah dan jangka waktu pinjaman adalah 12 bulan, maka bunga nya adalah hanya 600 ribu saja, 600 ribu itu di bagi tiap bulan jadi kira2 anda mebayar hutang bank tiap bulan begini :

Pinjaman =  10 juta / 12 bulan =  Rp 833.333,-
Bunga 1 tahun 6% =  600 ribu / 12 bulan = Rp.50.000,-
Berati sebulan anda mencicil hutang bank = Pinjaman + Bunga = Rp 833.333,- + Rp 50.000,- =  Rp.883.333,- bulatkan Rp 884.000,- anda mencicil sselama 12 kali atau 12 bulan.

sangat ringan bukan?

kalau untuk 2 tahun bagaimana?

Pinjaman = 10 Juta / 24 bulan = 416.666 bulatkan Rp 417.000,-
Bunga 1 tahun 6% = (600 Ribu x 2 ) / 24 bulan = Rp 50.000,-
Berarti untuk sebulan anda mencicil hutang bank = Pinjaman + bunga/bulan = Rp 417.000 + 50 ribu = Rp 467.000,- anda mencicil 24 kali atau 24 bulan

nah begitu kira-kira perhitangannya lalu bagaimana cara mengajukannya?

untuk mengajukan pinjaman kur tentunya anda tidak sedang mengajukan pinjaman di bank lain atau kredit lainnya di bank, kemudian tidak pernah memiliki catatan buruk atau black list di bank indonesia, catatan buruk adalah catatan kredit macet yang pernah anda lakukan atau tidak sengaja dilakukan, misalnya menunggak membayar cicilan motor di leasing dan sebagainya, atau ada orang meminjam ktp anda untuk membli motor dan kemudian macet dan sejenisnya, maka dari itu jangan sampai KTP anda digunakan untuk orang lain.

jika anda ridak tersangkut masalah blacklis kemudian lengkapi persyaratan dokumen yang di perlukan yakni contoh di Bank BRI :

1. KUR Mikro

Kredit modal kerja atau kredit investasi dengan plafon sampai dengan Rp25 juta per debitur. (Namun di tahun depan, akan naik hingga Rp50 juta)

Syaratnya:


  • Individu atau perorangan yang punya usaha produktif dan layak
  • Telah aktif menjalankan usaha minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit
  • Syarat administrasi: Identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
  • Tenor KMK maksimal 3 tahun, sedangkan kredit investasi 5 tahun.


2. KUR Ritel

Kredit yang diberikan kepada debitur yang punya usaha produktif dan layak dengan plafon hingga Rp500 juta per debitur.

Syaratnya:


  • Punya usaha produktif dan layak
  • Telah aktif menjalankan usaha minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit
  • Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha lain yang dapat dipersamakan
  • Tenor KMK 4 tahun, dan kredit investasi maksimal 5 tahun
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
  • Agunan sesuai ketentuan bank.


3. KUR TKI

Pembiayaan keberangkatan calon TKI ke negara penempatan dengan plafon sampai dengan Rp25 juta

Syaratnya:


  • Individu calon TKI yang akan berangkat bekerja ke negara penempatan (Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia)
  • Syarat administrasi: KTP dan KK, perjanjian kerja dengan pengguna jasa, perjanjian penempatan, paspor, visa, dan persyaratan lainnya sesuai ketentuan
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
  • Jangka waktu maksimal 3 tahun atau sesuai kontrak kerja.


Bank-bank yang menyalurkan KUR adalah sebagai berikut :


anda bisa megajukan KUR di bank selain Bank BRI kurang lebih syaratnya sama seperti diatas.

jika persayaratan dah lengkap langsung saja bawa ke kantor bank yang menjadi penyalur kredit KUR dari pemerintah, keterangan lebih lengkap silahkan langsung ke kantor bank diatas, tanya pihak security untuk mendapat nomor antrian dan kemudian tanya ke petugas bank. demikian semoga bermanfaat ya

Smber : https://kur.ekon.go.id

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda