UMKM Terdampak wabah virus covid-19 bisa tunda cicilan hutang ? - Cara Kredit

Minggu, 22 Maret 2020

UMKM Terdampak wabah virus covid-19 bisa tunda cicilan hutang ?



Wabah virus corona atau covid-19 sedang menerpa Indonesia, semua elemen terkena imbasnya tak terkecuali usaha kecil menengah, apalagi mengingat setiap elemen bangsa harus bahu membahu memutus mata rantai penyebaran virus ini maka banyak Usaha kecil dan menengah yang meliburkan usahanya karyawannya dan memilih diam dirumah agar menghambat laju wabah virus covid - 19, namun tentunya tidak semua UMKM bisa bernafas karena liburnya usaha, banyak para UMKM yang memiliki tanggungan cicilan hutang bank dan lainnya. bagaimana solusinya padahal usaha sedang diliburkan untuk sementara?

mengutip dari fanspage resmi Kementrian koperasi dan UKM bisa dilihat disini : https://www.facebook.com/kemenkopukm/posts/1481680975332995 Kementrian koperasi dan UKM memberikan solusi bagi kita para pelaku UMKM yang usahanya terkena dampak wabah virus ini untuk melapor



Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memantau langsung Call Center Kementerian Koperasi dan UKM terkait pengaduan dari para Pelaku Koperasi & UMKM yang aktivitas usahanya terdampak wabah Covid-19. Menteri Teten Masduki ingin memastikan kesiapan petugas Call Center menerima laporan dari para pelaku UMKM. 

Kementerian Koperasi dan UKM membuka saluran pengaduan (hotline) melalui Call Center sejak Senin (16/3/2020), pada jam operasional Senin–Jumat, pukul 08.00–15.00 WIB. Call Center ini berfungsi untuk mengetahui kondisi usaha para Pelaku Koperasi & UMKM yang terdampak wabah virus Covid-19. 




“Hingga hari ini, Call Center mendapatkan beragam laporan dari pelaku UMKM. Ada yang mengeluhkan terjadi penurunan permintaan, ada yang tidak berani membuka usahanya karena takut masyarakat takut berinteraksi langsung, ada yang distribusi barang terganggu dan berbagai keluhan lainnya,” kata Menteri Teten Masduki, saat melakukan peninjauan Call Center, Selasa (17/3/2020). 

Menteri Teten Masduki menegaskan, pemerintah menyadari wabah virus Covid-19 berdampak terhadap ekonomi secara nasional. Karena itu, pemerintah perlu melakukan pendataan untuk mengambil langkah-langkah cepat menjaga kelangsungan usaha pelaku UMKM. Dikatakan, semua data yang masuk melalui Call Center akan dipetakan terlebih dahulu dan kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar secepatnya dapat diberikan solusi. 

“Untuk mengetahui dan lebih memahami situasi yang dihadapi para Pelaku Koperasi dan UKM, kami telah membuka Hotline 1500-587 dan Khusus Pesan WA: 08111-450-587. Kami pun terus aktif melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta stakeholders lainnya,” Menteri Teten Masduki mendorong seluruh pihak untuk turut berperan aktif.

tidak lupa beliau juga mengingatkan kita yakni :

“Saya mengimbau agar kita selalu hidup higienis. Rajin mencuci tangan. Sebisa mungkin melakukan ‘social distancing’. Bagi para Pelaku UKM juga untuk menyediakan hand sanitizer di lokasi usaha. Para karyawannya untuk dapat menggunakan sarung tangan karet dan mouth cover . Kami saat ini sedang menyiapkan berbagai program untuk mengantisipasi, serta sekuat tenaga terus mendorong kemajuan Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia. Selalu waspada dan tetaplah optimis. Jaga kesehatan dan ketenangan. Kita siap bersama,” imbau Menteri Teten Masduki.

Demikian agar para pelaku umkm yang terdampak untuk melapor agar segera diberi solusi terbaik. terimakasih semoga bermanfaat

Sumber :

  1. http://www.depkop.go.id/read/call-center-kemenkop-dan-ukm-terima-aduan-pelaku-koperasi-umkm
  2. http://www.depkop.go.id/read/menteri-koperasi-dan-ukm-teten-masduki-mengajak-ukm-terapkan-prosedur-pencegahan-penyebaran-covid-19
  3. http://www.depkop.go.id/read/kemenkop-ukm-lakukan-pendataan-koperasi-dan-umkm-nasional-respon-dampak-covid-19

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda