Apa itu Ekonomi makro dan mikro dan perbedaannya ? - Cara Kredit

Kamis, 02 April 2020

Apa itu Ekonomi makro dan mikro dan perbedaannya ?



Siapa yang tidak tahu istilah ekonomi? Ekonomi dapat dipelajari di sekolah menengah dan umumnya memiliki dimensi sosial.

Jika Anda ingin belajar ekonomi sendiri, Anda bisa mengambil jurusan ekonomi saat kuliah. Ekonomi memiliki istilah ekonomi mikro dan ekonomi makro, dan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro sangat jelas dari nama-nama istilah tersebut.

1. Pengertian Ekonomi Makro dan Mikro


Ekonomi Makro adalah istilah tetang ekonomi yang membahas semua variabel ekonomi seperti jumlah uang beredar, pendapatan nasional, pengangguran dan peluang kerja, inflasi, neraca pembayaran, dan pertumbuhan ekonomi.

Ekonomi Mikro adalah istilah ekonomi yang mempelajari variabel ekonomi di area yang lebih kecil, seperti perusahaan, perilaku konsumen, penawaran dan permintaan, produksi, dan harga.

2. Ruang Lingkup Ekonomi Makro 


Seperti diketahui, ekonomi mikro lebih kecil dari ekonomi makro dan berhubungan dengan sesuatu yang lebih spesifik atau terperinci. Misalnya, perusahaan yang sudah bangkrut, serta keadaan perusahaan, tetapi ekonomi mikro tidak serta merta hanya mempelajari masalah keuangan. Di bawah ini adalah beberapa masalah yang sedang dibahas di bidang ekonomi mikro.

a. Teori harga

Teori ini merupakan langkah awal dalam proses meminta dan menerima barang atau jasa yang mempengaruhi harga produk yang dijual. Oleh karena itu, sebelum memutuskan harga, lebih baik menyelidiki terlebih dahulu apakah harganya terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Jika harga yang ditetapkan ternyata tidak sebanding dengan produk atau layanan yang dijual, sulit untuk menjual produk dan konsumen mungkin lebih tertarik untuk membeli dari pesaing. Pertimbangkan kepuasan pelanggan serta keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

b. Teori produksi

Perbedaan kedua antara ekonomi mikro dan ekonomi makro adalah bahwa ekonomi makro tidak membahas teori produksi. Setelah pendapatan dan biaya, dan setelah persentase laba yang akan diperoleh, teori produksi harus terlebih dahulu dipertimbangkan sebelum memberikan harga. Untuk menghindari kerugian, perhitungan antara kualitas dan kuantitas bahan dasar untuk membuat produk juga harus dipertimbangkan.

c. Teori distribusi

Setelah Anda mempelajari jumlah pengeluaran dan pendapatan dan dapat menentukan harganya, langkah selanjutnya adalah menerapkan teori distribusi.

Secara umum, teori ini menggambarkan pengeluaran pemilik bisnis untuk gaji dan memberikan gaji kepada karyawan yang bekerja, mendistribusikan hasil dengan mitra bisnis, dan kebutuhan lain untuk menumbuhkan bisnis.


3. Ruang Lingkup Ekonomi Makro


Makroekonomi membahas masalah lebih luas daripada ekonomi mikro. Perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro tidak berakhir di sini, tetapi juga dalam ruang lingkup dan berbagai aspek lainnya. Ketika ekonomi mikro berurusan dengan keuangan, pendapatan dan pengeluaran, ia berbeda dari ekonomi makro.

Ekonomi makro akan membahas masalah-masalah seperti ketenagakerjaan dan ketersediaan pengangguran, inflasi dan deflasi. Mempelajari ilmu ini sangat penting dan menunjukkan bahwa stabilitas neraca keuangan negara terhadap nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing masih sangat rendah. Di bawah ini adalah beberapa kebijakan yang dibahas dalam ekonomi makro.

a. Kebijakan fiskal

Kebijakan fiskal ini akan mengatur pemasukan dan pengeluaran negara. Penghasilan negara dapat berasal dari pajak yang biasanya dikumpulkan oleh pemerintah. Selain itu, data negara dapat diperoleh dari pembebasan pajak, misalnya, tip, denda, lelang, dan hadiah dari negara lain.

Adapun pengeluaran nasional, ini pada dasarnya tentang mengimpor barang dari luar negeri untuk memenuhi atau memenuhi kebutuhan dasar negara. Selain kebutuhan pokok seperti beras, jagung, dan gandum, kebutuhan impor ini kerap membawa komoditas lain.

b. Kebijakan moneter

Perbedaan lain antara ekonomi mikro dan ekonomi makro adalah bahwa ekonomi makro membahas kebijakan moneter. Ini adalah kebijakan yang berfungsi untuk mengukur uang yang dihabiskan bank sentral Indonesia pada masyarakat Indonesia.

Jika ada kecepatan uang di masyarakat itu tentu akan mempengaruhi inflasi dan menaikkan harga produk. Namun, sebaliknya, jika tingkat uang yang dihasilkan di masyarakat menurun, harga produk yang ditawarkan relatif murah, sering disebut deflasi.

Kebijakan ini memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi negara. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk studi ekonomi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

c. Ketentuan penawaran

Fungsi ketentuan persediaan bertanggung jawab untuk menstabilkan keseimbangan keuangan perusahaan atau negara. Karena itu, wajar jika sebagian besar bisnis membutuhkan seseorang yang ahli ekonomi.

Dengan cara ini, anggaran produksi dapat dikurangi sebanyak mungkin dengan tetap menjaga kualitas produk sambil mempertahankan kualitas produk. Karena itu, kebijakan ini tidak hanya mempertimbangkan keuntungan, tetapi juga gaji karyawan. Biasanya, kebijakan ini digunakan pada 1 Mei setiap tahun untuk mencocokkan Hari Buruh.

4. Aspek analisis


Dari penggunaan terminologi, mikro dan makro berbeda dalam ruang lingkup atau ruang lingkup yang diselidiki. Mikroekonomi mempelajari variabel ekonomi dalam rentang yang lebih sempit atau lebih sempit. Sebaliknya, ekonomi makro mempelajari variabel ekonomi ke tingkat yang lebih besar.

Mikroekonomi berfokus pada aspek teori produksi, teori harga, penawaran dan permintaan, elastisitas, analisis biaya dan laba, model pasar, industri, perilaku konsumen, mekanisme pasar, dan aspek lain dari variabel ekonomi.

Variabel yang merupakan aspek analisis ekonomi makro termasuk investasi, pendapatan nasional, pengangguran dan peluang kerja, inflasi, uang, dan neraca pembayaran.

5. Harga Komoditas


Memahami produk itu sendiri adalah produk atau layanan di mana transaksi fisik yang sebenarnya terjadi sehingga Anda dapat berdagang untuk waktu yang lama. Dalam ekonomi makro, apa yang dapat diperdagangkan memiliki indeks yang lebih besar karena melibatkan negara. __

6. Fungsi dan manfaat

Mereka berada dalam satu rentang ekonomi, tetapi masing-masing memiliki fitur dan manfaatnya sendiri. Ketika ekonomi mikro membantu menentukan harga suatu produk, perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro juga dibedakan dalam hal fungsi. Fokus pada stabilitas untuk menyelesaikan masalah ekonomi


Karena itu, perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro. Dari penjelasan di atas, sangat jelas bahwa ekonomi mikro dan ekonomi makro sangat berbeda. Makroekonomi memiliki jangkauan dan manfaat yang lebih luas, sedangkan mikro memiliki kisaran yang lebih sempit.

Sumber : 
  1. https://www.simulasikredit.com/perbedaan-antara-ekonomi-mikro-dengan-ekonomi-makro/
  2. https://www.romadecade.org/perbedaan-ekonomi-mikro-dan-makro/

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda